Materi TIU — Strategi & Pola Soal
Subtes: TIU · 35 soal · max 175 · ambang batas 2024 = 80. Benar +5, salah/kosong 0. Lawan utamamu: waktu. Tahu cara ≠ cukup; harus cepat.
Tiga kelompok soal
1. Verbal
- Analogi — cari hubungan antar kata, lalu terapkan ke pasangan kedua (profesi:tempat, sebab:akibat, bagian:keseluruhan). Tentukan polanya dulu sebelum lihat pilihan.
- Sinonim/Antonim — perbanyak kosakata; hati-hati kata serapan.
- Silogisme/Penalaran — "Semua/Sebagian". Ingat: dari "Semua A = B" + "Sebagian A = C" → Sebagian C = B. Kesimpulan tidak boleh lebih kuat dari premis.
- Analitis — soal cerita berurutan/penjadwalan; buat tabel/diagram kecil.
2. Numerik
- Deret angka — cek pola: selisih tetap, selisih bertingkat (+1,+2,+3…), kali, kuadrat, atau dua pola selang-seling.
- Aritmetika sosial — diskon, persen, untung-rugi, perbandingan, kecepatan. Diskon bertingkat & pajak dihitung dari harga setelah diskon.
- Perbandingan kuantitatif — bandingkan dua nilai, jangan menghitung penuh kalau bisa dilogika.
3. Figural
- Analogi gambar, ketidaksamaan, serial gambar (rotasi, pencerminan, penambahan elemen).
Strategi waktu (kunci lolos TIU)
- ~1,7 menit/soal. Soal numerik panjang yang macet → lewati, tandai, kembali nanti.
- Salah tidak dihukum (0, bukan minus) → jangan kosongkan; tebak terbaik di sisa waktu.
- Latih mental aritmatika (persen, kuadrat 1–25, perkalian cepat).
⚠️ Jebakan
- Analogi: memilih objek (pasien/murid) padahal polanya tempat kerja.
- Persen bertingkat: menghitung pajak dari harga awal, bukan harga setelah diskon.
- Silogisme: menarik kesimpulan "Semua" dari premis "Sebagian".
Contoh soal
Q: 3, 4, 6, 9, 13, 18, … ? A: 24 (selisih +1,+2,+3,+4,+5,+6).